Go Green Untuk Mnegurangi Polusi
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh situs IQ Air pada 15 juni 2022, Indeks kualitas udara DKI Jakarta mencapai angka 185 AQI US pada jam 10.00 WIB yang menyebabkan masuk ke dalam kategori merah atau tidak sehat. Dengan adanya keberuntungan indeks kualitas udara DKI Jakarta mulai menurun ke angka 165 AQI US pada pukul 12.00 WIB dan menurun kembali ke angka 65 AQI US pada pukul 17.00 WIB.
Buruknya kualitas udara di DKI Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh kombinasi antara sumber emisi dari kontributor polusi udara dan faktor meteorologi yang kondusif untuk menyebabkan terakumulasinya konsentrasi PM2.5. dengan data PM2,5 udara jakarta sudah enam kali lebih buruk dari batas aman, yang dapat membahayakan khususnya untu anak anak dan lansia.
lalu apa yang menyebabkan kualitas udara dijakarta sangat buruk ?
Ada beberapa faktor yang dengan seiringan waktu dapat memperburuk kualitas udara di DKI Jakarta. salah satunya adalah Asap Batu Bara. Berdasarkan studi vital strategies, pembakaran batu bara menjadi salah satu penyebab terbesar akan buruknya kualitas udara di DKI Jakarta. Hampir Seperlima polusi di DKI Jakarta berasal dari pembakaran batu bara. DKI Jakarta itu sendiri dihimpit oleh 8 PLTU batu bara dalm radius 100 KM. Kemudia pada tahun 2020 lembaga penelitian Centre fir Research on Energy and Clear Air (CREA), mencatat bahwa jakarta juga dikelilingi 118 fasilitas industri yang kontribusi pencemarana udaranya juga tidak kecil.
Dampak Polusi Apakah berbahaya ?
Polusi tentu saja berbahaya, bagi siapa saja ? polusi tidak mengenal namanya teman, siapa saja dan apa saja yang terkena polusi pasti memiliki dampak yang tidak mengenakkan baik untuk manusia, hewan, dan lingkungan. Dampak Polusi udara dapat memic terjadinya gangguan pernapasan, seperti asma, ISPA, dan bahkan Kanker paru-paru.
Polusi juga dapat mengakibatkan Pemanasan Global, akibatnya suhu udara bukannya hanya di DKI Jakarta saja yang bertambah melainkan suhu dunia yang bertambah, permukaan laut meninggi akibat melelehnye es yang ada di kedua kutub. terjadinya kebakaran hutan juga diakibatkan oleh pemanasan global hasilnya hutan hutan yang dihuni oleh hewan liar berkurang dan dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi, akibatnya jumlah hewan dapat berkurang dengan cepat dan dapat terjadi kepunahan.
Pohon juga dapat memberikan manfaat pada manusia dalam segi psikologis. Berjalan-jalan ketaman yang memiliki banyak pohon dapat meredakan stress seseorang. Penelitian lain dari Universitas Illinois (UI) menemukan, seseorang yang terhubung dengan alam dapat meningkatkan aspek kognitif dari seseorang.
Selain untuk manusia, pohon juga memiliki peran penting bagi satwa-satwa. Pohon berfungsi sebagai habitat, tempat mencari makan, bahkan tempat berlindung dari berbagai satwa. Banyak manusia yang menebang pohon-pohon untuk kepentingannya sendiri tanpa menyadari bahwa dia telah menghancurkan habitat dari berbagai satwa disana.




Comments
Post a Comment